Pada waktu selesai Ujian Nasiona kita (konsentrasi) berencana untuk melakukan Touring Perpisahan ke Ciwidey, Bandung, Jawa Barat. Sebenarnya sih ini udah direncanakan dari tahun 2011 dulu, anak-anak sempet ngumpulin uang yang ditabung di bendahara kelas. Namun lain ceritanya, "nabung mah nabung, dicokotan deui ongkoh" hahaha. Tapi akhirnya kita jadi juga ke ciwidey pada tanggal 21 sampai 23 Mei 2012 walau pun berkesan "maksakeun" karena kondisi keuangan anak-anak pada saat itu banyak yang kepepet termasuk saya yang harus menjual jaket dulu buat ongkos. :D
Yang ngurusin atau bahasa kerennya panitianya yaitu :
- Saya dan Robi Yulianto jadi tukang survey dan pembayaran bus dan tiket.
- Ipin Aripin jadi bendahara perjalanan nya.
- Agus dan Yusup yang ngatur segala keperluan Camping.
- Ricky yang ngatur kelengkapan lainnya. hha
Masih ingat biayanya itu Rp 130.000/orang. Waktu itu kita sempat terkendala masalah keuangan, karena banyak yang batal ikut dan harga sewa bus tiba-tiba naik, lalu tanpa diduga-duga tiket Bumi perkemahannya naik hampir dua kali lipat. Panitia pun kelabakan dan hampir frustasi dan terancam batal. Namun akhinya saya juga yang harus membayar sebagian kekurangannya, sisanya kita minta lagi ke anak-anak. Dan teringat, sehari sebelum berangkat, saya dan ipin keliling untuk menagih uang yang belum masuk, rela ujan-ujanan, pulang malem mah udah pasti, dan banyak penderitaan lainnya yang tidak bisa di ceritakan.
Saat itu terjadi perdebatan, yang satu pengen ngasih tau wali kelas dan yang satu lagi engga usah katanya, ceritanya ada yang ngasih tau dan akhirnya wali kelas menugaskan Pak Aji karena walikelas kita Pak Yayat ngga bisa meninggalkan sekolah. It's okey lah what ever itu mah meskipun agak sedikit engga bebas alias canggung.
| Kumpul di depan Mesjid |
Awal cerita kita kumpul di Mesjid Agung Kawali jam 09.30 WIB. Dan ternyata bus nya ngaret sampai jam 11.30, kembali pula panitia di uji ketabahan nya. :D
Kita memulai berangkat dengan bersukaria, bernyanyi pake gitar di dalam bus, namun sampai Rancaekek Bandung, nyanyian pun berhenti seiring tenggorokan kering dan perut pun pegel karena menahan tawa selama perjalanan.
Sekitar jam 14.00 kita sampai di gerbang tol Kopo Bandung. Disana telah menunggu teman kita Apep karena udah dari seminggu sebelumnya dia ada di Bandung. Sampai di kopo cuaca terasa sangat panas disertai jalan yang agak macet. Anak-anak pun sebagian mulai ada yang tidur, tapi ada pula yang kebelet pipis yaitu Deti. :D
Jam 16.00 kita suda memasuki jalan yang menanjak, berliku dan agak sempit disertai cuaca yang mulai dingin, dan di kiri kanan dipenuhi kebun strawberry. Anak-anak pun terbangun kembali, dan sekitar jam 16.30 kita sampai di bumi perkemahan Ranca Upas ciwidey. Saat pertama kali keluar dari bus, terasa kontras sekali suhu di dalam bus dan di luar. Waktu itu suhu di luar terasa sekitar 10-20 drajat celsius. Kita pun langsung ke office nya untuk membayar administrasi perkemahannya. Dan sedikit masalah lagi terjadi, parkir bus yang harganya 20.000 tidak terhitung pada anggaran. dan tekor lagi pemirsah... hhaha
Selesai mengurus administrasi, kita langsung melakukan survey untuk mencari tempat pendirian tenda yang nyaman dan tak jauh dari WC tentunya. Sekitar jam 17.15 tenda pun siap ditempati, kita pun lantas bergitar-gitaria di depan kayu bakar yang disiapkan untuk malam, sekedar informasi, kayu bakarnya satu ikat Rp 15.000. Cukup menguras kantong (keur garing teh kantong na) hhaha.
Adzan magrib pun berkumandang (meski ngga kedengaran), jam 18.00 kita shalat magrib dulu di Mushola yang terdapat di dalam bumi perkemahan. Setelah shalat baru terasa begitu dinginnya ranca upas, pada saat itu suhu di sana hanya 10-5 drajat celsius bahkan katanya di hari tertentu bisa nyampe 0 drajat. Dengan segera kita menyalakan api unggun, dan lagi, kita bergitaria lagi dengan ditemani cemilan dan minuman hangat, eeh lupa rokoknya juga. hhaha
Malam semakin larut, satu persatu mulai meninggalkan api unggun, dan semakin malam semakin habis pula persediaan kayu bakar kita. Dan hanya tersisa 6 orang saja termasuk saya yang sedang kontes kentut :D.
Waktu menunjukan pukul 02.00, saya pun dan seorang teman lagi meninggalkan api unggun itu dan pergi ke mushola karena di tenda sangat dingin dan api sudah mati serta dingin yang menyiksa sudah tak dapat di tahan. Dikira di mushola itu hangat, namun tuhan berkehendak lain, disana malah makin dingin bahkan lebih dingin dari tenda (menurut saya sih). Yang sangat terasa dinginnya yaitu kaki, meski kaki udah di "buntel" sama sarung, tetep aja kaya di frezer. brrrrrr. terhitung di malam pertama saya tidur hanya 1,5 jam karena dingin tak sanggup dilupakan oleh tidur.
Mentari pagi pun sudah agak bersinar di waktu subuh, anak-anak pun bergegas shalat subuh. sekitar jam 06.00 terlihat ada yang lari-lari, berjoget ria untuk menghilangkan rasa dingin yang menusuk.
Jam 07.00 kita memasak nasi liwet untuk sarapan, walaupun dengan bahan seadanya. hhaha.
Jam 08.00 kita bersiap menuju Kawah Putih. Jarak dari bumi perkemahan hanya kurang dari 1km. Jadi kita memutuskan untuk jalan kaki, untuk menghemat supaya tidak ada biaya parkir bus di sana. hhaha
Sampai di gerbang tobe continue.. hhaha


0 komentar:
Posting Komentar
You can request movies that you want here
Anda bisa request film yang anda inginkan disini